SENJA DI PELABUHAN KECIL

Ini kali tidak ada yang mencari cinta
di antara gudang, rumah tua, pada cerita
tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut
menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut

Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang
menyinggung muram, desir hari lari berenang
menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak
dan kini tanah dan air tidur hilang ombak.

Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan
menyisir semenanjung, masih pengap harap
sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan
dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap

1946

Related Posts:

  • Sajak PutihBersandar pada tari warna pelangikau depanku bertudung sutra senjadi hitam matamu kembang mawar dan melatiharum rambutmu mengalun bergelut sendaSepi… Read More
  • SENJA DI PELABUHAN KECILIni kali tidak ada yang mencari cintadi antara gudang, rumah tua, pada ceritatiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlautmenghembus diri dalam m… Read More
  • AKUKalau sampai waktuku'Ku mau tak seorang kan merayuTidak juga kauTak perlu sedu sedan ituAku ini binatang jalangDari kumpulannya terbuangBiar peluru … Read More
  • Selamat TinggalAku berkacaIni muka penuh lukaSiapa punya ?Kudengar seru menderudalam hatikuApa hanya angin lalu ?Lagu lain pulaMenggelepar tengah malam butaAh....… Read More
  • YANG TERAMPAS DAN YANG PUTUSKelam dan angin lalu mempesiang diriku,menggigir juga ruang di mana dia yang kuingin,malam tambah merasuk, rimba jadi semati tuguDi Karet, di Karet … Read More