Sajak Putih

Bersandar pada tari warna pelangi

kau depanku bertudung sutra senja
di hitam matamu kembang mawar dan melati
harum rambutmu mengalun bergelut senda

Sepi menyanyi, malam dalam mendoa tiba
meriak muka air kolam jiwa
dan dalam dadaku memerdu lagu
menarik menari seluruh aku

hidup dari hidupku, pintu terbuka
selama matamu bagiku menengadah
selama kau darah mengalir dari luka
antara kita Mati datang tidak membelah...

Buat Miratku, Ratuku! kubentuk dunia sendiri,
dan kuberi jiwa segala yang dikira orang mati di alam ini!
Kucuplah aku terus, kucuplah
dan semburkanlah tenaga dan hidup dalam tubuhku...

1944

Related Posts:

  • YANG TERAMPAS DAN YANG PUTUSKelam dan angin lalu mempesiang diriku,menggigir juga ruang di mana dia yang kuingin,malam tambah merasuk, rimba jadi semati tuguDi Karet, di Karet … Read More
  • Selamat TinggalAku berkacaIni muka penuh lukaSiapa punya ?Kudengar seru menderudalam hatikuApa hanya angin lalu ?Lagu lain pulaMenggelepar tengah malam butaAh....… Read More
  • AKUKalau sampai waktuku'Ku mau tak seorang kan merayuTidak juga kauTak perlu sedu sedan ituAku ini binatang jalangDari kumpulannya terbuangBiar peluru … Read More
  • SENJA DI PELABUHAN KECILIni kali tidak ada yang mencari cintadi antara gudang, rumah tua, pada ceritatiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlautmenghembus diri dalam m… Read More
  • Sajak PutihBersandar pada tari warna pelangikau depanku bertudung sutra senjadi hitam matamu kembang mawar dan melatiharum rambutmu mengalun bergelut sendaSepi… Read More